Dalam setiap sujud ku aku berharap bertemu sahabat sejati yang bisa mengerti dan memahami karakterku, saat SMP kita lupakan, saat SMA juga kita lupakan, saat kuliah inilah awal dari pencarian sebenarnya bukam cinta bukan kasih, melainkan Seorang sahabat yang bisa memahami karakterku. Sempat aku temukan, dia baik, keren, kece dan masih labil sih, tapi setelah menjadi sahabat ada titik dimana kita harus menghadapi masalah yang susah aku pahami, jauhlah kita, komunikasi jarang, lalu kutemukan lagi sahabat, namun dia tidak teelalu jauh sama dengan yang dulu, dia lebih songong dan lebih gila terlebih lebih kekinian.... Sayangnya dia ga bisa jaga kepekaanku dengan baik dia terlalu egois untuk menjaga perasaan orang lain... Apapun selalu keluhan yang terucap dari mulutnya....
beesambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar